Kamis, 19 Februari 2015

Perilaku Konsumen

   
 REINALDHI ANDRIANO SAPUTRA

Departemen Manajemen Hutan     (manhut.fahutan.ipb.ac.id)
Fakultas Kehutanan                                    (fahutan.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor                                 (www.ipb.ac.id)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)

                                             Department of Family and Consumer Sciences (www.ikk.fema.ipb.ac.id) 
 College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

Prof Dr Ir UJANG  SUMARWAN, MSc

Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.


Kuliah Pertama : Jumat, 13 Februari 2015

 

 
     Istilah perilaku konsumen diartikan sebagai perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka. Perspektif riset perilaku konsumen menjelaskan bahwa konsumen memiliki 3 jenis alasan dalam menentukan perilaku, yang pertama adalah perspektif rasional yang didasarkan pada kebutuhan konsumen dalam melakukan serangkaian aktifitas dalam membuat keputusan pembelian. Perspektif ini mengasumsikan bahwa konsumen memiliki masalah dan melakukan proses pengambilan keputusan rasional untuk memesahkan masalah tersebut. Kedua adalah perspektif eksperensial atau pengalaman yang didasarkan pada emosional sang konsumen. Konsumen sering kali mengambil keputusan membeli suatu produk tidak selalu berdasarkan proses keputusan rasional untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi. Konsumen sering kali membeli suatu produk karena alasan untuk kegembiraan, fantasi, ataupun emosi yang diinginkan., dan yang terakhir adalah pengaruh behavioral yang didasari oleh lingkungan sekitar konsumen tersebut. Konsumen membeli suatu produk sering kali bukan karena alasan rasional atau emosional yang berasal dari dalam dirinya. Perilaku konsumen dalam perspektif ini dipengaruhi oleh faktor luar seperti program pemasaran yang dilakukan oleh produsen, faktor budaya, faktor lingkungan fisik, faktor ekonomi dan undang-undang serta pengaruh lingkungan yang kuat membuat konsumen melakukan pembelian.

   Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk setelah digunakan.Atau kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.

     Dalam tahapan pengambilan keputusan tersebut, perilaku konsumen dipengaruhi oleh 3 hal, yang petama adalah perbedaan setiap individu konsumen yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Yang kedua adalah faktor lingkungan, baik lingkungan sosial maupun lingkungan fisik. Dan yang terakhir adalah strategi pemasaran dari produsen barang dan jasa, misalnya iklan.